Senin, 12 Juni 2017

Teknologi Jaringan Komputer

Teknologi Jaringan Komputer

Sahabat Informasi-Hallo para sahabatku hari ini sahabat minformasi mau membagikan Materi Jaringan Dasar Kelas 10/X .Langsung aja dibaca...
Teknologi Jaringan Komputer
A.Pengertian
Teknologi jaringan komputer adalah serangkaian interkoneksi antar teknologi yang saling berhubungan satu dan lainnya.Dua unit komputer dikatakan terkoneksi apabila keduannya bisa saling bertukar data/informasi ,seperti:file,musik,game,printer,media penyimpanan,dll.
 

Pengertian,Fungsi,Lapisan Model OSI

Pengertian,Fungsi,Lapisan Model OSI

OSI (Open System Interconnection)


A.Pengertian Model OSI
Model OSI layer adalah suatu model desain jaringan yang dirancang oleh ISO (Internasional Standards Organization) yang berlokasi di eropa tahun 1997.Model OSI disebut juga dengan model "Tujuh Lapisan OSI" (OSI Seven Layer).
B.Fungsi OSI Layer
    Fungsi OSI layer adalah mengupayakan membuat sistem jaringan komputer yang menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda sehingga memudahkan perangkat dari vendor yang berbeda bisa berkomunikasi.
C.Fungsi 7 Layer OSI,Ketujuh Layer Tersebut Adalah:

7.Lapisan Ke-7 "Application Layer (Lapisan Aplikasi)"
   Lapisan Ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dengan layanan jaringan.Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna.Protokol yang berada pada lapisan ini adalah HTTP,FTP,SMTP,NFS.
6.Lapisan Ke-6 "Presentation Layer (Lapisan Presentasi)"
    Lapisan Ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasi data yang akan ditransmisikan aplikai ke dalam format yang sesuai dengan transmisi data jaringan.Protokol yang ada pada lapisan ini adalah software redirektor,workstation,network shell,remote desktop protocol.
5.Lapisan Ke-5 "Session Layer (Lapisan Sesi)"
    Lapisan Ke-5 berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat,dibuat,dipelihara,atau dihancurkan.Lapisan ini juga dilakukan resolusi nama.Protokol yang ada pada lapisan ini adalah NETBIOS,NETBEUI,ADSP,PAP,SPDU,RCP.
4.Lapisan Ke-4 "Transport Layer"
  Lapisan ini berfungsi memecah data menjadi sebuah paket data dan memberikan penomoran secara urut sehingga dapat dengan mudah tersusun di tempat tujuan pada waktu diterima.
3.Lapisan Ke-3 "Network Layer (Lapisan Jaringan)"
    Lapisan ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP,membuat header untuk paket-paket,dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunkan router dan switch lapisan-3.
2.Lapisan Ke-2 "Data-Link Layer (Lapisan Koneksi Data)"
    Lapisan Data-Link memiliki fungsi mengelompokan bit-bit data menjadi sebuah frame.Di dalam lapisan ini juga terjadi aktifitas mengkoreksi kesalahan,flow control,pengalamatan hardware,dan menentukan jalannya perangkat jaringan seperti hub,bridge,repeater, dan switch layer-2 beroperasi.Protokol yang berada pada lapisan data link adalah PPP(Point to Point Protocol),SLIP (Serial Line Internet Protocol).
1.Lapisan Ke-1 "Physical Layer (Lapisan Fisik)"
    Lapisan Ke-1 ini berfungsi untuk mendefnisikan media transmisi media jaringan ,metode pensimyalan,sinkronisasi bit,arsitektur jaringan,topologi jaringan dan pengkabelan.

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan - Topologi Jaringan adalah suatu aturan atau cara untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer yang lainnya sehingga membentuk suatu jaringan.Topologi jaringan juga dapat didefinisikan sebagai gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen jaringan ,yang meliputi server,Workstation,Hub dan Pengkabelan.

A.Jenis Jenis Topologi Jaringan
Topologi Jaringan dibedakan menjadi 2 yaitu;
1.Physical (Fisik)
   Merupakan gambaran fisik dari hubungan antara perangkat (komputer,server,hub,switch,dan kabel jaringan) yang membentuk pola khusus.
2.Logical (Logik)
   Merupakan gambaran bagaimana suatu perangkat dapat berkomunikasi dengan perangkat lainnya.

a.Topologi Fisik
1.Topologi Bus
 Topologi Bus merupakan suatu bentuk topologi pada jaringan komputer, dimana setiap komputer terhubung secara linear dengan server atau hostnya tanpa menggunakan alat bantu atau hardware yang bersifat aktif, seperti hub ataupun swith. Jaringan komputer yang menggunakan topologi bus ini menggunakan bus sebagai konektor antar kabel dalam satu jaringan, dan menggunakan terminator pada tiap ujung jaringan, yang dapat mencegah terjadinya colission data pada jaringan.

a.Kelebihan

  1. Mudah untuk dikembangkan
  2. Tidak Memerlukan kabel yang banyak
  3. Hemat biaya pemasangan
b.Kekurangan

  1. Tidak stabil, jika salah satu komputer terganggu maka jaringan akan terganggu.
  2. Tingkat deteksi kesalahan sangat kecil.
  3. Sulit mencari gangguan pada jaringan.
  4. Tingkat lau lintas tinggi.
  5. Untuk jarak jauh diperlukan repeater.
  6. Jaringan akan terganggu apabila salah satu komputer rusak.
  7. Biaya pemeliharaan bisa lebih tinggi.
2.Topologi Ring
   Topologi ring merupakan salah satu bentuk topologi yang sudah lama ditinggalkan dan juga jarang digunakan. Topologi ring tidak membutuhkan alat jaringan aktif seperti switch ataupun hub, dan tidak juga memerlukan terminator dan bus seperti topologi jaringan bus. Topologi ini hanya membutuhkan koneksi jaringan antar komputer, dimana antar komputer server dengan kliennya akan terhubung menjadi satu siklus jaringan.
a.Kelebihan
  1. Tidak banyak menggunakn kabel.
  2. Tingkat kerumitan pemasangan rendah.
  3. Mudah Instalasi
  4. Tidak akan terjadi tabrak data
  5. Mudah dirancang
b.Kekurangan
  1. Peka kesalahan jaringan
  2. Sulit untuk dikembangkan
  3. Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu
3.Topologi Star
   Pada Topologi jaringan Star, setiap Workstation dihubungkan dengan menggunakan alat penghubung terpusat atau yang disebut dengan konsentrator. Masing – masing Workstation tidak saling berhubungan. Jadi setiap Workstation yang terhubung ke konsentrator tidak akan dapat berinteraksi atau berkomunikasi sebelum konsentrator dihidupkan. Bila Konsentrator dimatikan, maka seluruh koneksi jaringan akan terputus. Bila dibandingkan dengan sistem topologi jaringan Bus, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana, hanya saja pada sistem ini membutuhkan konsentrator.

a.kelebihan
  1. Paling Fleksibel
  2. Tingkat Keamanan Tinggi
  3. Mudah Melakukan Control
  4. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
  5. Manajemen Terpusat
b.Kekurangan
  1. Menggunakn Banyak Kabel.
  2. Jaringan Sangat Tergantung Pada Jaringan Pusat.
  3. Jika Titik Komputer Pusat Terjadi Gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan.
4.Topologi Tree
   Topologi tree ini merupakan hasil pengembangan dari topologi star dan topologi bus yang terdiri dari kumpulan topologi star dan dihubungkan dengan 1 topologi bus. Topologi tree biasanya disebut juga topologi jaringan bertingkat dan digunakan interkoneksi antar sentral.

a.kelebihan
  1. Mudah dalam pengembangan jaringan.
  2. Mudah dalam mendeteksi kerusakan.
  3. Jika salah satu kabel Sub-Node, maka sub-Node yang lain tidak akan terganggu.
b.Kekurangan
  1. Menggunakan banyak kabel.
  2. Sering terjadi tabrakan data.
  3. Cara kerja lambat.
5.Topologi Mesh
   Topologi Mesh merupakan rangkaian jaringan yang saling terhubung secara mutlak dimana setiap perangkat komputer akan terhubung secara langsung ke setiap titik perangkat lainnya. Setiap titik komputer akan mempunyai titik yang siap untuk berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi tujuannya.

a.Kelebihan
  1. Dinamis dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan komputer
  2. Data langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lain.
  3. Data lebih cepat proses pengiriman data.
b.Kekurangan
  1. Perlu banyak kabel
  2. Pelu banyak port I/O
  3. Proses Instalasi sulit dan rumit
  4. Biaya untuk pemasangan sangat besar
b.Topologi Logik

1.Topologi Broadcast
Topologi broadcat merupakan suatu kondisi dimana semua komputer yang berperan sebagai client atau user menerima secara penuh semua data yang dimiliki oleh komputer server atau host, tanpa adanya suatu batasan atau limitasi pada masing – masing user atau client.
2.Topologi Token Passing
Berbeda dengan topologi broadcast, topologi token passing mengandalkan sebuah token utnuk memperoleh akses data ke dalam server atau host. Jadi hanya komputer client atau user yan memilki token saja lah yang berhak dan dapat melakukan akses data ke dalam server ataupun host dalam suatu jaringan komputer.